Setelah setahun setia pada Biore Aqua UV, ini pertama kalinya gue mencoba sunscreen baru yaitu Anessa Perfect UV Milk. Sebenernya sih gue bukan tipe yang suka gonti-ganti merek, apalagi untuk produk skin care yang udah cocok. Soalnya gue takut saat nyoba produk baru dan nggak cocok, muka bakal dikudeta sama jerawat. Tapi berhubung Anessa Perfect UV Milk ini pemberian dari seorang teman dari Singapura, dan gue baca dia adalah Top 5 Best Products versi @Cosme… I think I’ll give it a try.

Nah, untuk yang belum tau, Anessa adalah anak perusahaan brand skincare kenamaan asal Jepang, Shiseido, dan sedang hype-hype nya di kalangan beauty enthusiast. Anessa menawarkan produk berkualitas seperti Shiseido dengan harga yang lebih terjangkau. Untuk deskripsi lengkap soal Anessa Perfect UV Milk, bisa dicek di sini.

Pada kemasannya, Anessa Perfect UV Milk mengeklaim bahwa sunscreen mereka sweat & waterproof, friction & sand resistant – yang artinya memiliki coverage lebih baik terhadap air, debu, dan keringat. Selain itu, sunscreen ini mengandung 50% skin care ingredients, yaitu: Super Hyaluronic Acid, Collagen, Aloe, Rose, Green Tea & Sakura Leaf Extract. Bahan-bahan ini ditambahkan untuk memberi hidrasi lebih lama pada kulit dan proteksi terhadap penuaan dini.

Anessa Perfect UV Milk Feature

Baca klaim-klaim di atas pastinya bikin gue makin semangat untuk menjajal produk ini. Daaan… setelah gue coba sendiri, ini adalah pendapat gue mengenai Anessa Perfect UV Milk. Check it out 😉

1. Kemasannya berupa tube dan tutupnya dibuka dengan cara diputar. Botol ini dilapisi lagi dengan kemasan plastik yang berisi tulisan keterangan mengenai produknya. Nah, di dalam botol ada semacam ball yang berfungsi untuk mencampur cairannya, dan kalau dikocok akan berbunyi ‘klek klek’ seperti tipex.

Kemasan Anessa Perfect UV Milk Sunscreen

2. Awalnya gue berpikir akan kesulitan mengeluarkan cairannya saat sudah mau habis, secara mulut tube-nya ada di bagian atas. Tapi ternyata teksturnya cair banget, jadi nggak akan kesulitan lah ya untuk menuangkannya. Warnanya sendiri putih susu dan wanginya enak, very subtle. Jujur gue belum pernah coba jenis UV milk sebelumnya, jadi nggak bisa bandingin dengan merek lain.

Tekstur Anessa Perfect UV Milk

3. Awalnya saat diaplikasikan di wajah, ada kesan oily seperti memakai primer. Gue udah skeptis kan kalau ini bakal greasy, but it turn out it absorbs perfectly just in seconds and without any white cast! Me laaffff!! Sepertinya karena kandungan alkoholnya yang cukup tinggi membuat dia cepat meresap yah.

Anyway, karena kandungan alkoholnya yang cukup tinggi ini, Anessa Perfect UV Milk cenderung membuat muka lebih kering. Alhasil gue nggak bisa timpa pakai concealer/bedak matte lagi deh, soalnya akan bikin make up terlihat cakey, terutama kalau beraktivitas di ruangan ber-AC. However, with bare face, I think it is just fine on my combination skin.

Repurchase or not?

Setelah beberapa hari pemakaian, nggak ada tanda-tanda break out atau penolakan yang parah dari muka gue sih. I love its texture and absorbing ability. Dan untuk kemampuannya proteksinya, gue rasa SPF50+ PA++++ udah cukup banget untuk menangkal UVA dan UVB yang akan merusak kulit.

Will I purchase it in the future? Hmm… maybe. Meskipun harganya mahal, non-comedogenic sounds very promising for me. Karena gue lelah dengan komedo yang terus menerus balik meski udah dibersihin berkali-kali. Hahaha.

Oke, segitu dulu review Anessa Perfect UV Milk dari gue. Ada yang punya pendapat lainnya? Yuk sundul di kolom komentar berikut ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here