Hai, balik lagi sama gue dan pengalaman gue dalam ‘menjajal’ produk skin care! Kali ini gue mau bahas merek skin care yang nggak asing lagi di telinga para beauty enthusiast Indonesia yaitu Cosrx, tepatnya Cosrx Galactomyces 95 Whitening Power Essence.

corsx galactomyces

Jujur aja, gue belum lama ini beli Cosrx Galactomyces 95 Whitening Power Essence karena baru melek sama yang namanya perawatan kulit ala Korea. Alasannya sih sama aja kayak cewek-cewek pada umumnya, biar makin cetar hehe.

Awalnya gue tertarik sama kehebatan dari SK II Pitera Essence karena testimoni dari teman-teman yang sudah pakai dan cocok. Kebetulan, gue pun pernah dapet sampelnya dan hasilnya OK. Setelah itu gue sempat tergoda untuk beli starter kit-nya, tapi apa daya kantong gue menjerit. 😭 So gue cari lah dupe alias duplikat essence ini yang punya kandungan yang sejenis dengan harapan mendapatkan efek yang sama.

Nah, setelah bandingin sama dupe SK II lainnya seperti Missha Time Revolution Essence (it was hard decision though), pilihan gue jatuh sama Cosrx Galactomyces 95 Whitening Power Essence, karena:

  1. Worth my money – nggak bohong, harganya terjangkau banget.
  2. Simple ingredient – yap, Cosrx Galactomyces ini hanya mengandung 3 bahan lho. Katanya sih supaya meminimalkan paparan bahan yang tidak perlu terhadap kulit.
  3. Testimoni yang menjanjikan – hasil berselancar di google berjam-jam hahaha.

Cosrx Galactomyces 95 Whitening Power Essence Feature

Okay long story short, sampailah Cosrx Galactomyces 95 Whitening Power Essence ini di tangan gue. Jadi Cosrx Galactomyces 95 Whitening Power Essence ini nggak dijual di gerai-gerai reguler seperti toner-nya. Gue belinya di Tokopedia, yaitu di Para-Para. BTW ini bukan endorse yah, toko ini memang punya reputasi khusus menjual skin care original dengan harga bersaing. So if you are looking for affordable Korea’s skin care, go check it out!

Nah, ini dia penampakan dari Cosrx Galactomyces 95 Whitening Power Essence hasil jepretan sendiri:

1. Menurut gue packaging-nya cukup fine yah, botolnya bening dengan box minimalis seperti essence pada umumnya. Tapi yang bagus menurut gue, botolnya berbentuk pump sehingga memudahkan kita untuk menuangkannya tanpa luber.

pack cosrx

2. Surprisingly…. essence ini nggak berbau! Untuk teksturnya sendiri agak lebih kental dari Pitera, dan ada sedikit kesan lengket ketika diaplikasiin ke muka. Cara mengaplikasikannya sendiri bisa langsung pakai tangan atau pakai kapas yah.

review cosrx galactomyces

Klaimnya, Cosrx Galactomyces 95 Whitening Power Essence bisa mencerahkan dan membuat kulit lebih lembap dan kenyal. Catat: mencerahkan loh ya, bukan memutihkan. Mungkin pemilihan kata whitening untuk penamaan produknya cukup misleading. Anyway, di bawah ini adalah foto before-after gue saat pemakaian pertama.

before after using cosrx

before – after

Kelihatan bedanya nggak sih? Hehe kalau baru sekali pakai sih nggak kelihatan ya. Tapi hebatnya setelah beberapa hari, beberapa orang mulai notice loh sama perbedaan muka gue. Gue mulai dapat komentar positif, kayak muka lebih glowing, cerah, dan kenyal ……………. sampai muncul tamu-tamu kecil!!

Beberapa hari setelah rutin memakai Cosrx Galactomyces 95 Whitening Power Essence, muka gue mulai beruntusan. Beruntusannya kecil-kecil, pinkish, dan tanpa mata gitu, seperti yang terlihat di foto ini. Dengan paniknya, gue berselancar lagi di google dan menyimpulkan bahwa gue memiliki Fungal Acne prone skin. Wait what??

Apa itu Fungal Acne?

Jadi Fungal Acne atau Bahasa medis Malassezia Folliculitis adalah kondisi di mana wajah lebih mudah berjerawat karena secara natural kita memiliki spesies jamur pityrosporum di kulit. Saat kadar jamur ini meningkat, folikel rambut bisa terinfeksi yang menimbulkan titik-titik kecil alias beruntusan. Fungal acne ini bisa disebabkan sama faktor eksternal, salah satunya produk fermentasi! Kelembapan, udara panas, dan keringat juga bisa memperparah kondisi ini lho.

Lucunya, fungal acne biasanya justru terjadi sama pemilik wajah yang terbilang mulus. Karena kalau nggak ada pemicu internal atau eksternal, jamur pityrosporum justru berfungsi untuk menjaga ekosistem kulit muka kita tetap seimbang.

Setelah mengetahui kondisi kulit gue ini, dengan berat hati gue nggak meneruskan penggunaan Cosrx Galactomyces 95 Whitening Power Essence. Awalnya masih denial gitu, tapi makin hari beruntusan makin parah, dan nggak bisa hilang hanya dalam 1-2 minggu. Setelah berhenti pun, kulit gue baru balik lagi ke kondisi awal kurang lebih setelah 1 bulan.

 

fungal acne

Fungal acne tampak seperti beruntusan tanpa mata

Setelah itu gue lumayan kapok untuk nyoba-nyoba skin care lain karena fungal acne ternyata juga bereaksi dengan kandungan-kandungan ini:

  1. Undecylenic Acid
  2. Lauric
  3. Tridecyclic
  4. Stearic
  5. Oleic
  6. Linoleic
  7. Ester
  8. Polysorbate
  9. Produk fermentasi, terutama yeast fermentation 👀 oops!

Honestly, Cosrx Galactomyces 95 Whitening Power Essence merupakan produk yang bagus, baik dari segi kualitas dan harga. Cuma sayangnya memang tidak applicable ke semua jenis kulit… jadi, kalian yang memiliki kulit sensitif maupun yang merasa kulit wajahnya nggak kenapa-napa, tetap harus berhati-hati dalam memilih skin care product ya. Baca ingredients-nya baik-baik dan banyak-banyak browsing sebelum membeli. Kalau perlu, beli aja yang sharing bottled dulu. Jadi kalau nggak cocok, nggak nyesel-nyesel banget lah kayak gue. Hahaha.

Ada yang punya kondisi sama seperti gue? Yuk share di kolom komentar! 😉

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here