Hai semua, kali ini gue mau review beauty treatment yaitu IPL Hair Removal! Sebelumnya gue sudah pernah menghilangkan bulu dengan waxing di Waxh*use, dan karena itu pengalaman pertama gue, jadinya sakit banget. Meskipun servisnya fine-fine aja sih. Tapi pengalaman itu cukup membuat jera dan bikin gue mau mencoba teknik menghilangkan bulu dengan IPL.

*Baca sampai bawah untuk lihat update gue per sesi treatment.

Apa itu IPL Hair Removal?

Dilansir dari Hello Sehat, IPL adalah perawatan kulit yang memanfaatkan cahaya lampu xenon dalam intensitas yang tinggi untuk meremajakan jaringan kulit. Dalam Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology, sebuah penelitian membuktikan jika terapi IPL hair removal mampu mencegah pertumbuhan bulu pada peserta penelitian yang terdiri dari 22 wanita. Dalam penelitian ini, IPL mampu mencegah pertumbuhan bulu hingga 70-90%.

Soal IPL Hair Removal sebenarnya dari dulu gue sudah tertarik sama Z*p, tapi ntah kenapa masih maju mundur karena harganya relatif mahal (buat gue). Mereka juga jarang memberikan promo. So ya sudahlah gue lupakan soal IPL Hair Removal itu. Then one day gue lagi liat-liat instagramnya Sandra Dewi dan menemukan postingan endorse Tokyo Belle. Nah pas gue klik, gue liat Tokyo Belle cukup generous dalam memberi promo ya. Dan setelah dihitung-hitung, harganya jadi terjangkau banget. (yap, Sandra Dewi sukses sih jadi brand ambassadornya)

Pengalaman ke Tokyo Belle

Oke, setelah itu memilih mau ke gerai mana agak sulit sih – karena mereka nggak punya cabang dekat rumah gue di Kelapa Gading. Di Jakarta mereka hanya punya 4 gerai (dan nggak ada yang di daerah Utara), yaitu di Pacific Place, Grand Indonesia, Panglima Polim, dan Lippo Mall Puri. Tapi akhirnya gue pergi ke gerai mereka di Pacific Place karena dekat dengan kantor mas pacar hehe. Nah, untuk lokasi persisnya bisa dilihat di sini. Oh ya, sebelum datang kalian harus reservasi terlebih dahulu ya via telepon.

Kesan pertama masuk di gerai Pacific Place yaitu… sempit. 😅 Tapi it’s oke. Gue disambut sama mbak resepsionis yang ramah dan menyuruh gue untuk isi formulir persetujuan terlebih dahulu. Setelah itu gue pilih IPL Hair Removal Underarm, pas lagi ada promo 5X treatment hanya Rp 400.000. Sebenarnya untuk yang Brazillian juga sedang ada very good deal promo sih, tapi untuk percobaan yang underarm dulu ajah deh (takut hahaha). Setelah itu, nggak sampai 5 menit gue sudah boleh masuk ke ruang treatment untuk salin baju dengan semacam kemben handuk yang disediakan.

Setelah itu, treatment pun dimulai. Awalnya mbaknya meminta gue untuk mengangkat kedua tangan supaya memudahkan pencukuran dengan electric shaver. Gue juga nggak tau sih, kenapa mereka nggak menyarankan untuk mencukur dengan pisau cukur manual. Tapi parah ini geli banget! Gue sampe ngikik-ngikik annoying sendiri, norak abis hahaha. Mbaknya sampai beberapa kali menenangkan gue dan meyakinkan kalau sebentar lagi selesai.

Setelah selesai dicukur, keti diolesin dengan gel dingin yang katanya berguna untuk menghantarkan gelombang panas dari alat IPL. Nah ini dia moment of truth! Sakit nggak? Sejujurnya, sakit! Tapi nggak sesyok pencabutan bulu-bulu saat waxing sih. Ini sakitnya lebih kayak cekit-cekit digigit semut. Kata mbaknya, IPL terasa sakit kalau sebelumnya sudah pernah di-waxing. Untungnya cuma sebentar sudah selesai hehehe. Langsung aja tuh gel di keti dibersihin pakai semacam spatula dan gue disuruh pakai baju lagi.

Hasil Treatment Pertama

Hasil akhir treatment secara kasat mata nggak ada bedanya dengan cukuran biasa. Cuma katanya bulu-bulu itu masih bakal tumbuh lagi, meskipun dengan durasi yang lebih lama dan tipis. Dan di hari kedua after treatment gue, bulu yang tumbuh sama saja seperti habis dicukur sih. Tapi setelah hari kelima, rasanya emang pertumbuhannya jadi lambat dan tipis. Katanya hasil yang signifikan baru bisa terlihat setelah 7-10 kali treatment, dan itu pun tergantung hormon masing-masing orang. Gue akan update terus hasil treatment selanjutnya.

In overall, pengalaman pertama kali IPL Hair Removal di Tokyo Belle cukup nyaman dan menyenangkan. Tokyo Belle memberikan harga terjangkau dan kualitas servis yang bagus, so it’s very worth to try! Kalau mereka tetap mempertahankan good value seperti ini, gue yakin akan menjadi salah satu pelanggan setianya deh hehehe.

Update setelah treatment kedua:

Pas treatment pertama, sudah kelihatan perubahannya, antara lain:

1) Beberapa bulu yang rontok di minggu kedua setelah treatment pertama mulai tumbuh tapi tipis banget.

2) Sebagian bulu yang rontok ada juga yang nggak tumbuh lagi.

3) Ada yang masih bertahan belum rontok, jadi masih tebal tapi jadi lambat banget tumbuhnya.

Treatment kedua gue berjarak 33 hari setelah yang pertama, sesuai anjuran mereka. FYI gue nggak shaving selama 1 bulan dan nggak terganggu sama sekali. Gue tulis update ini 22 hari setelah treatment yang kedua, dan bulu yang rontok semakin banyak (yey!). Memang masih ada beberapa bulu tebal yang bertahan, tapi cuma sekitar 10% dari keseluruhan. Sisanya ada yang tumbuh tipis, dan ada yang nggak tumbuh.

———————————-

Nah sekian review dari gue, semoga bermanfaat ya guys. Kalau ada yang punya pengalaman serupa, silakan tinggalkan jejak kalian di kolom komentar! 🙂

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here